Yogyakarta, 12 Maret 2025 — Amorfati Institute bekerja sama dengan STIK Kendal dan INISNU Temanggung menyelenggarakan webinar bertajuk “Manajemen SDI (Sumber Daya Insani) Islami untuk Organisasi Berkelanjutan”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi, hingga mahasiswa dari sejumlah daerah di Indonesia.
Webinar tersebut diselenggarakan sebagai respons terhadap kebutuhan organisasi dalam mengelola sumber daya insani (SDI) secara profesional dan berkelanjutan di tengah dinamika perubahan lingkungan kerja dan perkembangan teknologi. Melalui pendekatan manajemen Sumber Daya Insani Islami, organisasi diharapkan mampu membangun tata kelola yang tidak hanya efektif, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai etika dan moral keislaman.


Ketua Panitia, Dr. H. Ahmad Tantowi, M.Si, M.Pd, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan webinar ini merupakan bagian dari komitmen Amorfati Institute dan mitra dalam mendorong penguatan kapasitas sumber daya insani berbasis nilai-nilai Islam. Menurutnya, organisasi yang berkelanjutan harus mampu menyeimbangkan antara pencapaian kinerja, pengembangan kompetensi, dan pembentukan karakter sumber daya manusia.
“Manajemen Sumber Daya Insani Islami menjadi sangat penting untuk diterapkan secara konsisten, karena tidak hanya menitikberatkan pada aspek profesionalitas, tetapi juga pada pembentukan integritas, tanggung jawab, dan etika kerja yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujar Dr. Ahmad Tantowi.
Dalam sesi materi, narasumber menegaskan bahwa keberlanjutan organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya insani. Penerapan prinsip-prinsip Islam seperti amanah, keadilan, akuntabilitas, dan integritas dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun Sumber Daya Insani yang unggul dan berdaya saing.

Selain itu, webinar ini juga membahas strategi pengelolaan Sumber Daya Insani yang adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendukung efektivitas kerja. Namun demikian, pemanfaatan teknologi tersebut harus tetap dikawal oleh nilai-nilai spiritual agar arah dan tujuan organisasi tetap terjaga.
Webinar berlangsung dengan tertib dan interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pandangan dan pertanyaan yang disampaikan peserta menunjukkan tingginya minat terhadap penerapan manajemen Sumber Daya Insani Islami dalam berbagai konteks organisasi.
Melalui kegiatan ini, Amorfati Institute bersama STIK Kendal dan INISNU Temanggung berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan wawasan dan praktik manajemen sumber daya insani Islami, serta mendorong terwujudnya organisasi yang berkelanjutan, profesional, dan berintegritas.
